<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>- sampaikan walau hanya satu ayat ! -</title>
	<atom:link href="http://ahmadeef.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ahmadeef.wordpress.com</link>
	<description>one world, one vision, one deef</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Nov 2009 12:40:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ahmadeef.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>- sampaikan walau hanya satu ayat ! -</title>
		<link>http://ahmadeef.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ahmadeef.wordpress.com/osd.xml" title="- sampaikan walau hanya satu ayat ! -" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ahmadeef.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>12/12/2012 dalam Kerangka Nilai dan Paradigma</title>
		<link>http://ahmadeef.wordpress.com/2009/11/15/12122012-dalam-kerangka-nilai-dan-paradigma/</link>
		<comments>http://ahmadeef.wordpress.com/2009/11/15/12122012-dalam-kerangka-nilai-dan-paradigma/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 12:07:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deef</dc:creator>
				<category><![CDATA[opini sembarangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadeef.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[­­­­ Pengantar yang akan selalu mengawali opini saya di blog ini : Teman-teman yang saya hormati, tulisan di dalam opini bebas saya ini sungguh hanya sekedar pandangan pribadi saya, tidak ada latar belakang disiplin ilmu apapun yang mendasari pandangan saya ini kecuali rasa peduli dan unek-unek yang harus saya sampaikan mana tahu ada yang sependapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadeef.wordpress.com&amp;blog=2679890&amp;post=67&amp;subd=ahmadeef&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>­­­­</p>
<p><strong>Pengantar yang akan selalu mengawali opini saya di blog ini :</strong></p>
<p>Teman-teman yang saya hormati, tulisan di dalam <em>opini bebas</em> saya ini sungguh hanya sekedar pandangan pribadi saya, tidak ada latar belakang disiplin ilmu apapun yang mendasari pandangan saya ini kecuali rasa peduli dan unek-unek yang harus saya sampaikan mana tahu ada yang sependapat atau mungkin dapat meluruskan jalan pikiran saya ke jalur yang sebenarnya.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>12/12/2012 dalam Kerangka Nilai dan Paradigma </strong></p>
<p>Saya jadi ingat pada tanggal 09/09/1999 dulu dan saya tunggu detik demi detik sampai pukul 09:00 – nya sambil mengabaikan sesuatu yang melintas di benak saya kala itu bahwa di belahan bumi yang lain bahkan sudah melewati pukul 09:00 itu. Langit tetap saja di atas, guru-guru masih juga nagih PR-PR saya, dan yang lebih penting lagi uang jajan tetap segitu-segitu aja gak ada perobahan berhubung hari akhir, singkatnya pada tanggal tersebut secara umum persis sekali dengan satu hari sebelumnya tanggal 08/09/1999, tambah pukul 09:00 biar lebih lengkap, kalau perlu yang baru ini ditambahkan juga pukul 12:00 supaya makin dramatis.</p>
<p>Tidak heran kalau kata saya, karena di masyarakat kita atau mungkin dunia kedua angka itu memang memiliki nilai magis (magic, bernilai mistis) <em>sembilan</em> dan <em>dua belas</em> konon masih ada lagi angka magis lainnya dalam dunia perbintangan yakni angka 13 dan angka kembar seperti tanggal 11 dan 22, kalau bukan karena kita magis-magiskan artinya begini bagi kita yang meyakini atau tidak, kemana-mana kita ini membawa nilai-nilai yang kita anut dan nilai-nilai kita itulah yang mampu menggerakkan pikiran kemudian tindakan kita (ini sama sekali bukan reliji) dan setiap orang adalah individu yang unik karena itu nilai yang mereka pegang tidak semuanya persis atau sama, begitu setidaknya yang bisa saya simpulkan dari tulisan <em>Kenneth Majer</em> dalam bukunya <em>Values – based leadership</em>. Dikatakan bahwa nilai-nilai kita lah yang mampu menggerakkan kita <em>Kenneth</em> mengilustrasikan seperti ini, banyak <em>CEO</em> perusahaan yang pusing karena para karyawannya tidak bekerja sesuai dengan nilai-nilai yang sudah ditetapkan perusahaan masing-masing seperti : <em>dedikasi, loyalitas, integritas, kejujuran, tanggung jawab</em> dan lain sebagainya. Terkadang manajemen terlalu <em>egosentris</em> dalam merumuskan nilai-nilai perusahaan tanpa melibatkan segenap karyawannya kemudian ditempel di dinding-dinding tangga, lift, belakang meja tetapi selalu saja lewat dari perhatian karyawannya. Karena itu bukan nilai–nilai karyawannya barangkali melainkan milik <em>CEO</em>-nya. Sederhananya seperti ini dengan melibatkan seluruh karyawan, maka makna nilai integritas akan menjadi lebih luas lagi dan mereka senantiasa akan menerapkan nilai integritas tersebut setiap saat mereka bekerja karena mereka terlibat, mereka ikut mendefinisikan, itu nilai mereka dan baru setelah itu mereka akan memandang bingkai-bingkai yang berisi nilai-nilai perusahaan tersebut dengan hormat yang baru.</p>
<p>Kemudian bagaimana dengan paradigma (cara pandang), dari banyak cerita tentang paradigma saya lebih menyukai penjelasan milik <em>Steven Covey</em> dalam <em>Seven habit</em> – nya karena begitu gampang dimengerti bagi saya. Hemat saya paradigma itu adalah <em>mindset</em> yang sudah terlanjur jadi milik kita yang dapat terbentuk dari pengalaman-pengalaman hidup yang kita maknai, cerita-cerita yang kita dengar atau  peristiwa-peristiwa yang kita saksikan sehingga membentuk pola pikir dan sikap kita terhadap sesuatu yang lainnya setelah itu. Paradigma bisa dirubah, disesuaikan kalau ternyata tidak relevan atau sama sekali salah, kalau boleh saya pinjam istilah <em>Steven Covey</em> hal ini disebut <em>Pergeseran Paradigma</em> (rubah cara pandang). Ada ilustrasi singkat beliau yang gampang untuk dimengerti tentang pergeseran paradigma :</p>
<p><em>Ada sekelompok remaja yang saling bersahabat, salah satu dari anggota mereka sebutlah Jim tiba-tiba perilakunya tidak seperti biasa, dia lebih banyak diam, kurang ramah dan pemurung, sehingga salah satu teman sekelompoknya yang lain sebutlah Lisa menjadi risih dengan sikap Jim pokoknya sebel sama cara Jim belakangan ini, ia jadi ikut-ikutan seperti itu terhadap Jim, tidak menggubris Jim bahkan pelan-pelan melupakannya sampai akhirnya Jim pindah kota dan kontak menjadi sama sekali tidak ada. Selang beberapa waktu Lisa menerima telepon dari salah seorang sahabatnya yang lain dan bercerita seperti ini “ehh.. kamu tau gak kalo orang tua Jim bercerai ?”, Lisa tiba-tiba terdiam, nelangsa bahkan timbul perasaan bersalah terhadap Jim karena merasa telah meninggalkannya disaat dia butuh dukungan, pandangan Lisa terhadap Jim tiba-tiba berubah setelah dia mengetahui semua faktanya.</em></p>
<p>Kurang jelas ? ada satu lagi nih…</p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Suatu hari seorang wanita sedang duduk di bangku menunggu penerbangannya, sambil membaca koran, tiba-tiba ada seorang pria yang mengambil tempat duduk persis di sebelahnya kemudian wanita itu mengambil kue kering yang ada disebelahnya lalu memakannya, tiba-tiba wanita itu terkejut ketika pria tersebut ikut-ikutan mengambil dan memakan kuenya, wanita tadi tetap berusaha sabar sambil terus menikmati bacaannya dan ketika wanita tadi mengambil kembali kuenya, si laki-laki itu masih juga ikut-ikutan memakan kue nya, “ihh.. ga tau malu” pikir wanita itu, kejadian terus berlangsung dan ketika sampai pada satu kue yang terakhir laki-laki itu duluan mengambil kuenya kemudian memotongnya menjadi dua bagian dan memberikan potongan satunya kepada wanita itu, sekarang benar-benar merah padam wajah wanita tersebut tetapi dia tetap bersabar. Setelah panggilan penerbangan diumumkan wanita tadi langsung bergegas dan memasukkan koran ke dalam tasnya, namun begitu terkejutnya dia ketika mendapati kue miliknya masih utuh di dalam tasnya, jadi yang dari tadi ia makan adalah kue pria itu, bahkan pria itu begitu baik sampai-sampai membagi dua kuenya yang terakhir dan diberikannya kepada wanita itu. Bayangkan sekarang yang ada di pikiran si wanita “ihh.. malu-maluin”.</em></p>
<p>Apa yang bisa kita simpulkan dari kedua cerita di atas ? tepat, paradigma itu bisa berbahaya kalau tidak lengkap, ia bisa membuang hubungan-hubungan yang berharga dan menutup peluang-peluang baru. Lalu apa kemudian yang terjadi pada akhir kedua cerita tersebut ? benar, <em>Pergeseran Paradigma</em>, paradigma kita seringkali keliru, tidak lengkap dan kacau, itulah alasan kenapa kita harus merubahnya.</p>
<p>Kembali kepada topik kita 12/12/2012, nilai dan paradigma kita masing-masinglah yang dapat memberikan ruh kepada cerita itu, bukankah itu sudah pernah ada pendahulunya 09/09/1999. Kalau kita berpikiran rasional (dengan perbandingan), logis serta kritis analitis maka akan banyak bermunculan ide dari benak kita, misalkan segala yang ber-Tuhan akan mengimani adanya hari akhir, namun itu prerogative-Nya karena pemikiran kita tidak akan pernah sampai pada penetapan tanggal pastinya, kita harus menyadari batas pemikiran kita terhadap hal-hal yang kepastiannya hanya dikuasai Tuhan, sehingga nilai dan paradigma kita tidak akan pernah memastikan hal tersebut, semua memiliki titik kulminasi, batasan jenuh, batasan puncaknya, bahkan saya tidak akan pernah berani mengatakan bahwa warna langit itu adalah biru karena itu hanyalah batas kemampuan jarak pandang mata saya, kalau saya tonton film-film tentang luar angkasa bukankah begitu banyak benda-benda bertebaran di luar sana, planet-planet, meteor, galaksi lain dan itu tidak terlihat oleh mata telanjang saya kecuali warna biru, kalau paradigma dan nilai saya yang sempit memastikan bahwa warna langit adalah biru sesuai batas jarak pandang mata saya dan saya yakini, maka paradigma dan nilai saya itu akan menutup milyaran kemungkinan yang ada di luar angkasa sana, sayang sekali bukan.</p>
<p>Lalu sekarang bagaimana ?, bijaknya seperti ini “<em>kita harus mengambil hikmah dari setiap kejadian</em>”, jadikan ini semacam <em>warning</em> bahwa bumi ini sudah tua, rapuh. Rubahlah cara kita mengeksplorasinya, jangan pandang sebelah mata terhadap mereka yang mengangkat isu-isu pemanasan global melainkan dukung solusinya, intinya ini sesuatu yang mengingatkan, akan hal apa ? biarkan pikiran masing-masing kita yang bebas menginterpretasi ini bagi diri kita sendiri-sendiri, diri kita yang unik ini. Saya jadi ingat perkataan dosen saya dulu “<em>sifat manusia itu alpa karena itu dia harus senantiasa diingatkan</em>” kemudian saya nyeletuk ”<em>maksudnya bu ?</em>” sambil melotot ke arah saya beliau jawab “<em>lupa !!</em>”. Akan tetapi dari semuanya itu kita juga tidak boleh sama sekali mengesampingkan tentang kemungkinan adanya sebuah petunjuk yang bisa saja tersirat atau dengan kata lain kumpulkan dulu faktanya tanpa mengkotomi keniscayaan realitas dengan khaliqnya.</p>
<p>zzzzzzzzzz……..</p>
<p>Depok, 15 November 2009 – 03:34 by deef</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadeef.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadeef.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadeef.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadeef.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadeef.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadeef.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadeef.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadeef.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadeef.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadeef.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadeef.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadeef.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadeef.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadeef.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadeef.wordpress.com&amp;blog=2679890&amp;post=67&amp;subd=ahmadeef&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadeef.wordpress.com/2009/11/15/12122012-dalam-kerangka-nilai-dan-paradigma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1a1b001ebc3a6903b39dc703945f7345?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deef</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Membetulkan Flash Disk Rusak</title>
		<link>http://ahmadeef.wordpress.com/2009/01/04/cara-membetulkan-flash-disk-rusak/</link>
		<comments>http://ahmadeef.wordpress.com/2009/01/04/cara-membetulkan-flash-disk-rusak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2009 13:40:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deef</dc:creator>
				<category><![CDATA[komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadeef.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[http://achiles-punyablog.blogspot.com/2008/12/cara-membetulkan-flash-disk-rusak.html Cara membetulkan Flash Disk rusak sebenarnya sangat mudah. Tips-triknya simple. Flash Disk adalah sahabat netter dan sedapat mungkin kita jaga agar Flash Disk itu tidak rusak atau terkena Virus. Jika Flash Disk kita terpaksa rusak dengan kasus terdeteksi atau terbaca keberadaannya namun jika dilihat propertiesnya hanya menunjukkan 0kb dan data-data kita tidak bisa dibuka, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadeef.wordpress.com&amp;blog=2679890&amp;post=62&amp;subd=ahmadeef&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:8pt;">http://achiles-punyablog.blogspot.com/2008/12/cara-membetulkan-flash-disk-rusak.html</span></em></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Cara membetulkan Flash Disk rusak sebenarnya sangat mudah. Tips-triknya simple. Flash Disk adalah sahabat netter dan sedapat mungkin kita jaga agar Flash Disk itu tidak rusak atau terkena Virus. Jika Flash Disk kita terpaksa rusak dengan kasus terdeteksi atau terbaca keberadaannya namun jika dilihat propertiesnya hanya menunjukkan 0kb dan data-data kita tidak bisa dibuka, coba betulkan Flash Disk dengan menggunakan tips trik Tutorial berikut ini:</span></p>
<p><span class="fullpost1">1. Download HP Drive Boot Utility sebesar 45 Mb. Freeware. Software ini mendukung untuk Flash Disk yang bukan keluaran HP.</span><br />
<span class="fullpost1">2. Install software tersebut Kedalam PC ataupun Laptop anda</span><br />
<span class="fullpost1">3. Koneksikan flashdisk yang bermasalah ke dalam komputer via USB.</span><br />
<span class="fullpost1">4. Jalankan software dan pilihlah drive tempat flash disk anda.</span><br />
<span class="fullpost1">5. Pilih Create New or Replace Existing Configuration</span></p>
<p><span class="fullpost1">Sekarang coba cek Flash Disk anda apakah sudah sehat kembali ? Tutorial Tips trik cara membetulkan Flash Disk rusak ini bisa anda share-kan kepada teman2 anda yang mengalami hal yang serupa.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadeef.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadeef.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadeef.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadeef.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadeef.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadeef.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadeef.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadeef.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadeef.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadeef.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadeef.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadeef.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadeef.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadeef.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadeef.wordpress.com&amp;blog=2679890&amp;post=62&amp;subd=ahmadeef&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadeef.wordpress.com/2009/01/04/cara-membetulkan-flash-disk-rusak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1a1b001ebc3a6903b39dc703945f7345?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deef</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku ingin menikah Bang!!!</title>
		<link>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/12/27/aku-ingin-menikah-bang/</link>
		<comments>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/12/27/aku-ingin-menikah-bang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2008 08:50:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deef</dc:creator>
				<category><![CDATA[inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadeef.wordpress.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[(http://izzasyifa.wordpress.com/2007/09/19/aku-ingin-menikah-bang/) Aku ingin menikah bang!!! Itu awal dari suratnya…membuat jantungku berdekap kencang, lalu ku baca surat itu perlahan. Aku ingin menikah bang!!! Bukan karena aku ingin melakukan hal yang selama ini dilarang oleh agama, tapi aku ingin menikmati pernikahan itu sendiri. Aku tau tak mudah untuk menjalani sebuah pernikahan, suatu ikatan erat yang tak bisa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadeef.wordpress.com&amp;blog=2679890&amp;post=56&amp;subd=ahmadeef&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 style="margin:auto 0;"><em><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;color:#666699;"><span style="font-family:Times New Roman;"></p>
<h2 style="margin:auto 0;"><em><span style="font-weight:normal;font-size:8pt;color:#666699;">(http://izzasyifa.wordpress.com/2007/09/19/aku-ingin-menikah-bang/)</span></em></h2>
<p><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Aku ingin menikah bang!!! Itu awal dari suratnya…membuat jantungku berdekap kencang, lalu ku baca surat itu perlahan.</span></span></p>
<p><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Aku ingin menikah bang!!!</span></em><em><br />
<em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Bukan karena aku ingin melakukan hal yang selama ini dilarang oleh agama, tapi aku ingin menikmati pernikahan itu sendiri.</span></em></em></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em>Aku tau tak mudah untuk menjalani sebuah pernikahan, suatu ikatan erat yang tak bisa dimainkan layaknya orang yang berpacaran. Tapi aku inginkan itu, aku ingin menikmati susahnya menjadi seorang istri, mempunyai anak dan mengurus mereka..aku suka akan hal itu dan aku akan menganggapnya sebagai suatu ibadah karena ada tantangan yang harus aku lalui, disamping menjalankan roda rumah tangga juga berkarir untuk diriku sendiri.</em></span></span></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Bukankah kau tau, dari dulu aku ingin sekali menikah muda. Kau mau tau alasannya? Karena aku suka melakukan hal itu, aku merasa bangga menjadi seorang istri sekaligus menyandang status ibu bagi anak-anakku, melihat perkembangan mereka dari kecil hingga dewasa menaklukkan rasa penatku setelah sehari bekerja. Mengurus suami yang sangat aku hormati juga aku cintai, memberikannya limpahan cinta dan ingin selalu tampil cantik didepannya. Itulah yang ingin aku lakukakan.</span></span></em></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em>Aku tau ini gak gampang untukmu, aku tau banyak hal yang engkau fikirkan. Tapi terkadang hal itu hanya sebuah keinginan, dimana manusia tak bisa lepas dari rasa puas. Saat keinginan engkau telah tercapai, engkau pasti menginginkan hal yang lain lagi.</em></span></span></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kau tau sayang??menikah itu ibadah, dengan menikah kau telah menyempurnakan ibadahmu juga agamamu. Menikah bukanlah hal yang paling manakutkan, setidaknya menurut versiku, karena semua tak akan berbeda, kecuali hidup bersama dengan kewajiban masing-masing.</span></span></em></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kau masih bisa beraktivitas seperti biasa, yang berbeda hanyalah kurangnya waktu luangmu<br />
diluar rumah karena ada seorang istri yang menantimu dirumah, menyediakanmu segala hal yang engkau perlukan.</span></span></em></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Aku bisa membayangkan betapa bahagianya dengan keluarga seperti itu. Tak ada paksaan juga tekanan, karena semua didasari dengan rasa sayang juga kebersamaan.</span></span></em></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Keinginan ini sudah kupendam sejak lama, hanya saja aku juga gak bisa sembarangan memilih calon suami yang akan mendampingiku seumur hidupku.</span></span></em></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Satu hal yang perlu kau tau, selama ini aku juga terjebak dalam dua keadaan yang sangat mengganggu fikiranku, menikah atau berkarir.</span></span></em></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Karena jika aku memilih untuk menikah, maka karirku tak seperti yang aku inginkan, sementara aku juga ingin sukses dalam berkarir, kebanyakan perusahaan menginginkan karyawan yang belum menikah.</span></span></em></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tapi hasrat ku ini sangat kuat, banyak pro dan kontra akan keinginanku ini, ada yang memberiku nasehat untuk menyegerakan pernikahan, ada juga yang menyuruh kami untuk berkarir karena usia kami yang terbilang muda, hanya saja menurutku usiaku bukan muda lagi, walaupun masih banyak yang lebih tua usianya dan belum menikah, tapi aku mengkhawatirkan usia ini. Aku juga mengkhawatirkan kesalahan yang akan kulakukan dalam menjalin sebuah hubungan yang biasa disebut pacaran.</span></span></em></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Menurutku 1 tahun cukup untuk mengenal karakter masing-masing, dan aku rasa aku telah cukup mengenalmu. Apa fikiranku ini salah?</span></span></em></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Mungkin engkau tlah banyak menyusun rencana untuk masa depan kita, aku dukung semua itu, tapi aku tak mau terlalu berencana bang, karena terlalu sakit klo semua itu tak seperti yang kita harapkan, bukankah kita lebih mantap menyusun rencana saat kita sudah menikah? Menyatukan untuk satu tujuan, apa apa saja yang ingin kita raih dan kita miliki.</span></span></em></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">mungkin banyak hal yang terfikir dikepalamu, seperti memiliki sebuah rumah, kendaraan juga yang lainnya, tapi tidakkah kau tau itu pasti bisa kita dapatkan dan aku yakin kita bisa mewujudkannya bersama-sama.</span></span></em></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Mungkin engkau adalah penganut faham yang mengatakan belum siap menikah apabila belum mapan dari segi materil, engkau ingin segalanya perfect saat engkau ingin melanjutkan sebuah hubungan ke jenjang pernikahan. Itu wajar, aku tau engkau melakukan semua itu karena kau ingin membahagiakan aku. Semua itu memang sangat kita butuhkan, apalagi di era globalisasi seperti ini, dimana persaingan semakin ketat, juga mahalnya biaya hidup baik primer maupun sekunder.</span></span></em></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tapi sampai kapan kau ingim mewujudkan semua itu?semakin lama waktu berjalan, semakin banyak yang akan difikirkan, dan semakin mahal pula biaya hidup yang harus dikeluarkan..tidakkah kau mengerti akan hal itu.</span></span></em></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kita tak pernah tau apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang, tapi jika kita mempunyai niat yang baik untuk suatu urusan, aku yakin Allah pasti memberikan kemudahan, apalagi kita mempunyai niat untuk menyempurnakan.</span></span></em></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tidakkah kau sadari, selama ini engkau telah memiliki niat yang tulus dalam hatimu, walau engkau sempat merasa putus asa, namun perlahan tapi pasti, engkau mendapatkannya satu demi satu, tawaran itu mengalir walau belum seperti yang engkau inginkan, hanya saja itu adalah proses akan niat baikmu.</span></span></em></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Aku tak bisa menjelaskan dengan detail akanhal itu, aku takut engkau akan merasa seolah aku mengguruimu atau mungkin memaksamu, bukan-bukan itu yang aku mau, aku hanya ingin meluruskan maksudmu, aku akan tetap menunggumu. Sampai engkau merasa siap. Tapi aku tak mau engkau terus berfikir akan semua materil, karena aku yakin seiring berjalannya waktu kita pasti bisa mewujudkannya bersama-sama.</span></span></em></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Banyak orang sukses pada awal ia menikah biasa-biasa saja, tapi karena mereka mau berusaha, bahu membahu dan didampingi oleh istri tercinta, akhirnya mereka bisa mewujudkan cita-citanya.<br />
Untuk itu jangan memaksakan diri untuk segera mewujudkannya, aku tak mau dirimu sakit, hanya kerena bekerja dan tak mengenal waktu beristirahat.</span></span></em></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Engkau mengatakan agar aku tak perlu memikirkan dan mengkhawatikanmu, tapi aku tak bisa, karena aku tau sikapmu yang selalu merasa bisa dan menganggap semua mudah, itu yang aku khawatirkan. Istirahat yang kurang dan tidak beraturan bisa membuatmu sakit, bagaimana bisa aku tidak memikirkanmu? Kau tau..engkau adalah semangatku, separuh dari hidupku, ada yang kurang jika sehari saja aku tidak memikirkan dan mendengar kabarmu, bagaimana bisa aku melupakanmu jika engkau sudah terpatri dalam hatiku.</span></span></em></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Mungkin kau tak pernah tau akan hal itu, seberapa besar aku mencintaimu, mengharapkanmu tuk menjadi pendampingku. Menjadi imam untukku juga anak-anakku kelak.</span></span></em></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kadang aku juga merasa heran, mengapa aku begitu menyanjungmu, tak perduli akan yang lain. Engkau yang terbaik, segalanya untukku.</span></span></em></p>
<p><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sayang aku terus berdoa untuk kita, semoga Allah memberikan kemudahan dan melimpahkan rahmatnya pada kita. Amien….</span></span></em></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em>medan</em><em>, 14 sep 2007</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p></span></span></em></h2>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadeef.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadeef.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadeef.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadeef.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadeef.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadeef.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadeef.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadeef.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadeef.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadeef.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadeef.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadeef.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadeef.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadeef.wordpress.com/56/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadeef.wordpress.com&amp;blog=2679890&amp;post=56&amp;subd=ahmadeef&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/12/27/aku-ingin-menikah-bang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1a1b001ebc3a6903b39dc703945f7345?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deef</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bung Karno</title>
		<link>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/10/13/bung-karno/</link>
		<comments>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/10/13/bung-karno/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 03:44:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deef</dc:creator>
				<category><![CDATA[sisi lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadeef.wordpress.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Ada dua buku biografi beliau yang pernah saya baca satu yang ditulis oleh Rahmawati diterbitkan sekitar tahun 80’an (ini pernah saya pinjam dari paman saya) dan satu lagi saya tidak ingat ditulis oleh siapa tapi seingat saya buku yang kedua ini dibuat untuk mengenang 100 tahun Bung Karno yang sampulnya berwarna merah putih – jadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadeef.wordpress.com&amp;blog=2679890&amp;post=52&amp;subd=ahmadeef&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada dua buku biografi beliau yang pernah saya baca satu yang ditulis oleh Rahmawati diterbitkan sekitar tahun 80’an (ini pernah saya pinjam dari paman saya) dan satu lagi saya tidak ingat ditulis oleh siapa tapi seingat saya buku yang kedua ini dibuat untuk mengenang 100 tahun Bung Karno yang sampulnya berwarna merah putih – jadi sekitar tahun 2001 (yang ini saya pinjam dari Ian teman sebangku saya di SMU dulu), so deef… ? Hhee… gak… ada satu hal yang sangat menyentuh bagi saya dan ingin saya ceritakan kembali kepada teman-teman.<br />
Buku pertama yang ditulis oleh putri beliau lebih banyak bercerita tentang bagaimana kelunya hati seorang anak yang merasa sebagai mantan raja ayahnya mendapat perlakuan yang kurang pantas dari pemerintahan yang berkuasa setelah beliau, maaf kalau apa yang saya tulis ini berlebihan saya akan menjaga agar unek-unek itu tidak sok-sok bicara politik (sebab… saya ngerti politik juga enggak… “), Rahmawati menceritakan bagaimana Bapak dulu sering tidak berada di rumah – kisruh rumah tangga karena Bapak menikah lagi, gaun warna pelangi hadiah dari Bapak untuk dia atau begitu perihnya ketika Bapak dirawat karena penyakit batu ginjal dan tidak ada uang untuk menebus obat… hmmm…, sungguh miris memang, putrinya juga menceritakan disaat-saat terakhirnya Bapak lebih banyak bersama dia atau bagaimana suatu kali Bapak pernah bercanda di pembaringannya sambil mengatakan “saya ini pabrik batu” <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  dan banyak lagi.<br />
Buku kedua menceritakan kisah Bung Karno dari kecil, seorang anak yang disekolahkan oleh pamannya oh… ya kalau tidak salah nama kecil beliau itu “Kusno”, dibuku kedua ini saya seperti merasakan Bung Karno sendirilah yang bercerita, begitu banyak yang telah beliau lakukan, anak muda yang mungkin usianya seperti kita sekarang tapi bebannya (apa yang dilakukannya) sungguh luar biasa… cita-citanya yang menginginkan Indonesia menjadi sebuah negara dan dari keinginannya ini lah kemudian berbagai pengalaman tunggal-langgangnya dimulai, dijauhkan dari orang-orang terkasih (Bengkulu &#8211; Ende), menjalani kehidupan pahit untuk sorang insinyur di masa itu serta bagaimana beliau menyelesaikan buku tebal di atas kloset pengasingan. Tapi seolah Bung Karno menceritakan bahwa kesanggupan itu muncul karena ia merasakan bahwa segenap bangsa Indonesia mendukung, senada dengan kata bijak yang pernah saya baca “kalau keinginan kita begitu besar apa lah artinya kesulitan-kesulitan itu”, atau lagunya Utha Likumahuwa “apalah artinya sebuah derita… bila kau yakin semua pasti akan berlalu…” (hehehe bener gak ?, ahh sok tau gw….). “so… deef&#8230; sisi lain apa sih yang ingin kamu ceritakan kalo yang gituan kayaknya kami bisa baca sendiri deh… buruan ato kami tinggal tidur nehh…”, “bentar… bentar… tunggu… jangan bosen dulu !”.<br />
Dibuku kedua beliau ada bercerita seperti ini (ketika Indonesia sudah merdeka dan beliau telah tinggal di istana), “rakyat Indonesia mungkin tidak pernah tahu, kalau pada malam hari saya sering turun dari ranjang dan tidur di lantai”, beliau tidak bisa pulas karena punggungnya sudah terlalu biasa dengan keras dan dinginnya lantai di pengasingan.<br />
Menurut teman-teman itu merupakan sisi lain apa bukan ? atau cuma masalah kebiasaan saja atau kedua-duanya. Ya… apapun itu saya percaya kita sama-sama menghormati dan berterima kasih kepada beliau, kalau Amerika mempunyai George Washington, Afrika Selatan mempunyai Nelson Mandela, Tibet mempunyai Dalai Lama, Palestina mempunyai Yasir Arafat dan Iran mempunyai Reza Pahlevi. Kita juga punya dong…, ya… Indonesia mempunyai deef, maksud saya “Soekarno”.</p>
<p>Zzzzzzz….</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadeef.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadeef.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadeef.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadeef.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadeef.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadeef.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadeef.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadeef.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadeef.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadeef.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadeef.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadeef.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadeef.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadeef.wordpress.com/52/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadeef.wordpress.com&amp;blog=2679890&amp;post=52&amp;subd=ahmadeef&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/10/13/bung-karno/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1a1b001ebc3a6903b39dc703945f7345?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deef</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menikah.. sekedar renungan</title>
		<link>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/10/11/menikah-sekedar-renungan/</link>
		<comments>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/10/11/menikah-sekedar-renungan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Oct 2008 10:04:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deef</dc:creator>
				<category><![CDATA[inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadeef.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[(dikopi bullet-bulet dari blognya cie nenks… gw bantu sebarin ya ta… mungkin berguna buat yang lagi mikir untuk menikah…) Benarkah menikah didasari oleh kecocokan? Kalau dua-duanya doyan musik, berarti ada gejala bisa langgeng.. Kalau sama-sama suka sop buntut berarti masa depan cerah…(That simple?….. …) Berbeda dengan sepasang sandal yang hanya punya aspek kiri dan kanan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadeef.wordpress.com&amp;blog=2679890&amp;post=49&amp;subd=ahmadeef&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;color:maroon;">(dikopi bullet-bulet dari blognya cie nenks… gw bantu sebarin ya ta… mungkin berguna buat yang lagi mikir untuk menikah…)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;color:maroon;">Benarkah menikah didasari oleh kecocokan? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;color:maroon;">Kalau dua-duanya doyan musik, berarti ada gejala bisa langgeng.. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;color:maroon;">Kalau sama-sama suka sop buntut</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;color:maroon;">berarti masa depan cerah…(That simple?….. …)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;color:maroon;">Berbeda dengan sepasang sandal yang hanya punya aspek kiri dan kanan, menikah adalah persatuan dua manusia, pria dan wanita. Dari anatomi saja sudah tidak sebangun, apalagi urusan jiwa dan hatinya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;color:maroon;">Kecocokan, minat dan latar belakang keluarga bukan jaminan segalanya akan lancar.. Lalu apa?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;color:maroon;">MENIKAH adalah proses pendewasaan. Dan untuk memasukinya diperlukan pelaku yang kuat dan berani.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;color:maroon;">Berani menghadapi masalah yang akan terjadi dan punya kekuatan untuk menemukan jalan keluarnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;color:maroon;">Kedengarannya sih indah, tapi kenyataannya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;color:maroon;">Harus ada ‘Komunikasi Dua Arah’, ‘Ada kerelaan mendengar kritik’, ‘Ada keikhlasan meminta maaf’, ‘Ada ketulusan melupakan kesalahan,dan Keberanian untuk mengemukakan pendapat’.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;color:maroon;">Sekali lagi MENIKAH bukanlah upacara yang diramaikan gending cinta, bukan rancangan gaun pengantin ala cinderella, apalagi rangkaian mobil undangan yang memacetkan jalan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;color:maroon;">MENIKAH adalah berani memutuskan untuk berlabuh, ketika ribuan kapal pesiar yang gemerlap memanggil-manggil</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;color:maroon;">MENIKAH adalah proses penggabungan dua orang berkepala batu dalam satu ruangan dimana kemesraan, ciuman, dan pelukan yang berkepanjangan hanyalah bunga.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;color:maroon;">Masalahnya bukanlah menikah dengan anak siapa, yang hartanya berapa, bukanlah rangkaian bunga mawar yang jumlahnya ratusan, bukanlah perencanaan berbulan-bulan yang akhirnya membuat keluarga saling tersinggung, apalagi kegemaran minum kopi yang sama…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;color:maroon;">MENIKAH adalah proses pengenalan diri sendiri maupun pasangan anda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;color:maroon;">Tanpa mengenali diri sendiri, bagaimana anda bisa memahami oranglain… ??</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;color:maroon;">Tanpa bisa memperhatikan diri sendiri, bagaimana anda bisa memperhatikan pasangan hidup…??</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;color:maroon;">MENIKAH sangat membutuhkan keberanian tingkat tinggi, toleransi sedalam samudra, serta jiwa besar untuk ‘Menerima’ dan ‘Memaafkan’. (adapted from milis)</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadeef.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadeef.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadeef.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadeef.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadeef.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadeef.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadeef.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadeef.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadeef.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadeef.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadeef.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadeef.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadeef.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadeef.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadeef.wordpress.com&amp;blog=2679890&amp;post=49&amp;subd=ahmadeef&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/10/11/menikah-sekedar-renungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1a1b001ebc3a6903b39dc703945f7345?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deef</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ksatria baja hitam</title>
		<link>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/10/10/ksatria-baja-hitam/</link>
		<comments>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/10/10/ksatria-baja-hitam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 03:04:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deef</dc:creator>
				<category><![CDATA[sisi lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadeef.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Saya tahu film ini sekitar tahun ’93 (saya pernah baca film ini pertama kali dibuat pada tahun &#8217;86) pada saat masih tinggal di daerah kecil di wilayah pegunungan, dulu setiap sore sekitar jam 4 habis pulang mandi di pauk (empang) tapi selalu bilas badan lagi di rumah setelah mendapat beberapa pukulan sadis di pantat oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadeef.wordpress.com&amp;blog=2679890&amp;post=39&amp;subd=ahmadeef&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>	Saya tahu film ini sekitar tahun ’93 (saya pernah baca film ini pertama kali dibuat pada tahun &#8217;86) pada saat masih tinggal di daerah kecil di wilayah pegunungan, dulu setiap sore sekitar jam 4 habis pulang mandi di pauk (empang) tapi selalu bilas badan lagi di rumah setelah mendapat beberapa pukulan sadis di pantat oleh ibu (hehehe… mom… tengkyu…) ini jadi menu wajib, waktu paling pribadi buat saya kala itu. Dulu saya sangat ingin jadi ksatria baja hitam, punya kekuatan luar biasa, mampu menyelamatkan bumi… sungguh ini beneran saya dulu sangat ingin dan tidak pernah berpikir bahwa semua itu cerita khayal belaka. Saya suka gaya Kotaro menggerakkan tangannya pada saat mau berubah wujud dari manusia biasa menjadi Kamen rider – Black, setelah tinggal di Palembang ternyata makin banyak saja teman yang juga suka dengan film ini, tapi saya tidak pernah tahu apa mereka juga ingin menjadi seperti Kotaro, seorang pemuda yang ingin buminya – damai, tapi saya tidak pernah menanyakan hal itu, sampai saat ini kenangan Ksatria baja hitam ini masih saja melekat di benak saya, dan di sanalah kenangan pahlawan masa kecil saya berhenti. Ketika ada film-film superhero baru, atau kamen rider versi modern yang lain, tidak bisa membuat saya tertarik, mereka bukan Kotaro.<br />
	Sekarang bila ingat saat-saat itu saya suka merasa geli sendiri, ada saja sisi kanak-kanak pada diri kita, yang tidak ingin kita buang, yang mampu membawa kita pada sebuah suasana yang sangat berbeda. Seperti Peter Pan yang tidak ingin menjadi dewasa dan konon diadopsi habis-habisan oleh Michael Jackson, ya… biarlah sisi kanak-kanakmu itu selalu berada bersamamu – anggap saja anak-anak yang nyasar ke tubuh orang dewasa, anak-anak selalu menjaga imajinasinya. Candice F Ransom berkata “saya berhenti tumbuh pada usia 15 tahun kalau pun sekarang saya menjadi dewasa itu hanya karena suatu keharusan”.</p>
<p>I do love, your childish inside.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadeef.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadeef.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadeef.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadeef.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadeef.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadeef.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadeef.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadeef.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadeef.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadeef.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadeef.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadeef.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadeef.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadeef.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadeef.wordpress.com&amp;blog=2679890&amp;post=39&amp;subd=ahmadeef&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/10/10/ksatria-baja-hitam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1a1b001ebc3a6903b39dc703945f7345?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deef</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sandal lebaran</title>
		<link>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/10/08/sandal-lebaran/</link>
		<comments>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/10/08/sandal-lebaran/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 09:17:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deef</dc:creator>
				<category><![CDATA[sisi lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadeef.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Saya punya adik laki-laki bungsu berumur 16 tahun, kami mempunyai hubungan bathin yang luar biasa… sejak kecil dia selalu bersama saya, dua adik saya yang lain usianya tidak terpaut jauh dengan saya, dulu ketika dia masih kecil sayalah yang banyak mengasuhnya, dan kini dia sudah berumur 16 tahun tapi saya masih saja memperlakukannya seperti bayi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadeef.wordpress.com&amp;blog=2679890&amp;post=34&amp;subd=ahmadeef&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya punya adik laki-laki bungsu berumur 16 tahun, kami mempunyai hubungan bathin yang luar biasa… sejak kecil dia selalu bersama saya, dua adik saya yang lain usianya tidak terpaut jauh dengan saya, dulu ketika dia masih kecil sayalah yang banyak mengasuhnya, dan kini dia sudah berumur 16 tahun tapi saya masih saja memperlakukannya seperti bayi 1,6 tahun dan membuatnya risih hahaha…</p>
<p>Karena itu hampir semua kegiatannya saya awasi dan teman-temannya pun saya kenali satu-satu…</p>
<p>Suatu hari pada 1429 hijriah adikku dikunjungi tamu-tamunya… sebutlah Opi, Iis, Riski, Fadli dll, ada satu lagi temannya yang tidak terlihat sebutlah Umar (bukan sebenarnya), saya tanya Umar mana ? ada Kak di rumahnya kata salah satu temannya… Kenapa gak ikut ? udah dipaksa Kak… tetap gak mau, gak punya sandal katanya, begitu polosnya mereka menjawab… namun kecut dihatiku dan hening tiba-tiba yang aku rasa di udara. Aku tidak dapat berkata-kata, dan jari yang sedang mengetik ini pun sempat terhenti mengingat momen itu.</p>
<p>Iqro… terkadang ada sisi lain yang luput untuk kita baca… di hari raya yang sejatinya semua anak-anak berbahagia ada juga yang mungkin merasa sebaliknya dan saya sempat merasa tidak berguna saat itu.</p>
<p>Aku mencintai kalian.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadeef.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadeef.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadeef.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadeef.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadeef.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadeef.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadeef.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadeef.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadeef.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadeef.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadeef.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadeef.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadeef.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadeef.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadeef.wordpress.com&amp;blog=2679890&amp;post=34&amp;subd=ahmadeef&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/10/08/sandal-lebaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1a1b001ebc3a6903b39dc703945f7345?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deef</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hal kecil yang menjengkelkan</title>
		<link>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/10/08/hal-kecil-yg-menjengkelkan/</link>
		<comments>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/10/08/hal-kecil-yg-menjengkelkan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 04:30:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deef</dc:creator>
				<category><![CDATA[inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadeef.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Saya kopi tulisan ini dari http://forum.a6point.com, dengan izin dari mas puji, tq mas&#8230; buat fren2 ku&#8230; Setelah peristiwa 11 September, sebuah perusahaan mengundang karyawan dari perusahaan lain yang selamat, sedangkan sebagian besar meninggal saat terjadinya serangan atas WTC &#8211; untuk menceritakan pengalamannya. Pada pertemuan pagi itu, pimpinan kemanan menceritakan kisah bagaimana mereka bisa selamat &#8230; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadeef.wordpress.com&amp;blog=2679890&amp;post=29&amp;subd=ahmadeef&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya kopi tulisan ini dari <a href="http://forum.a6point.com">http://forum.a6point.com</a>, dengan izin dari mas puji, tq mas&#8230;</p>
<p>buat fren2 ku&#8230;</p>
<p>Setelah peristiwa 11 September, sebuah perusahaan mengundang karyawan dari perusahaan lain yang selamat,<br />
sedangkan sebagian besar meninggal saat terjadinya serangan atas WTC &#8211; untuk menceritakan pengalamannya.</p>
<p>Pada pertemuan pagi itu, pimpinan kemanan menceritakan kisah bagaimana mereka bisa selamat &#8230;<br />
dan semua kisah itu adalah hanyalah mengenai : HAL-HAL YANG KECIL.</p>
<p>- Kepala kemanan perusahaan selamat pada hari itu karena mengantar anaknya hari pertama masuk TK.<br />
- Karyawan yang lain masih hidup karena hari itu adalah gilirannya membawa kue untuk murid di kelas anaknya.<br />
- Seorang wanita terlambat datang karena alarm jamnya tidak berbunyi tepat<br />
waktu.                                                                                                                                                        &#8211; Seorang karyawan terlambat karena terjebak di NJ Turnpike saat terjadi kecelakaan lalu lintas<br />
- Seorang karyawan ketinggalan bus.<br />
- Seorang karyawan menumpahkan makanan di bajunya sehingga perlu waktu untuk berganti pakaian.<br />
- Seorang karyawan mobilnya tidak bisa dihidupkan.<br />
- Seorang karyawan masuk ke dalam rumah kembali untuk menerima telpon yang berdering.<br />
- Seorang karyawan mempunyai anak yang bermalas-malasan sehingga tidak bisa siap tepat waktu untuk berangkat bersama-sama.<br />
- Seorang karyawan tidak memperoleh taxi.<br />
- Sedangkan satu hal yang menahan saya sendiri adalah : sebuah sepatu baru.<br />
- Saya memakai sepatu baru pagi itu, dan berangkat kerja dengan bersemangat, tetapi sebelum sampai di kantor (WTC), sepatu itu menyebabkan luka di tumit.  Saya berhenti di sebuah toko obat untuk membeli plester.</p>
<p>Inilah yang menyebabkan saya bisa tetap  &#8211; hidup sampai hari ini.</p>
<p>Sekarang, jika saya terjebak dalam kemacetan lalu lintas, ketinggalan lift, harus masuk ke rumah lagi untuk menjawab telpon &#8230;<br />
dan semua HAL KECIL yang mengganggu &#8211; sekarang ini saya sangat memahami, bahwa Tuhan benar-benar menginginkan saya berada di sini untuk saat ini.<br />
Suatu pagi jika saudara merasa semuanya terlihat sangat kacau, anak-anak<br />
lambat berpakaian, saudara tidak bisa menemukan kunci mobil, selalu sampai di perempatan saat lampu merah menyala; jangan terburu-buru marah atau frustrasi, karena TUHAN sedang bekerja untuk menjaga kehidupan anda!</p>
<p>- Kiranya Tuhan selalu memberkati saudara dengan semua hal-hal kecil yang tampaknya mengganggu &#8211; dan semoga saudara mengingat akan maksud dari semua peristiwa kecil itu terjadi -</p>
<p>let&#8217;s deef your world !</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadeef.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadeef.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadeef.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadeef.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadeef.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadeef.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadeef.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadeef.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadeef.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadeef.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadeef.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadeef.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadeef.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadeef.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadeef.wordpress.com&amp;blog=2679890&amp;post=29&amp;subd=ahmadeef&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/10/08/hal-kecil-yg-menjengkelkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1a1b001ebc3a6903b39dc703945f7345?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deef</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku menangis untuk adikku 6 kali</title>
		<link>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/06/27/aku-menangis-untuk-adikku-6-kali/</link>
		<comments>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/06/27/aku-menangis-untuk-adikku-6-kali/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2008 04:21:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deef</dc:creator>
				<category><![CDATA[inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadeef.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini saya copy dari website www.iloveblue.com detail linknya : http://www.iloveblue.com/bali_gaul_funky/artikel_bali/detail/2545.htm, di-post oleh Dendi Septiadi ( 2007-12-24), kepada Admin situs di atas saya mohon izin untuk menampilkan artikel ini pada blog saya sekedar untuk berbagi dengan teman-teman yang lain. Berikut artikelnya : Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadeef.wordpress.com&amp;blog=2679890&amp;post=16&amp;subd=ahmadeef&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel ini saya copy dari website www.iloveblue.com detail linknya : http://www.iloveblue.com/bali_gaul_funky/artikel_bali/detail/2545.htm, di-post oleh Dendi Septiadi ( 2007-12-24), kepada Admin situs di atas saya mohon izin untuk menampilkan artikel ini pada blog saya sekedar untuk berbagi dengan teman-teman yang lain.</p>
<p>Berikut artikelnya :<br />
Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil.</p>
<p>Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku.</p>
<p>Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, Aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya.:</p>
<p>&#8220;Siapa yang mencuri uang itu?&#8221; Beliau bertanya.</p>
<p>Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan :</p>
<p>&#8220;Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!&#8221;.</p>
<p>Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi. Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata :</p>
<p>&#8220;Ayah, aku yang melakukannya! &#8220;.</p>
<p>Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisan nafas. Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi,:</p>
<p>&#8220;Kamu sudah belajar mencuri dari rumah sekarang, hal memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa mendatang? &#8230; Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!&#8221;.</p>
<p>Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun. Di pertengahan malam itu, saya tiba-tiba mulai menangis meraung-raung. Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata :</p>
<p>&#8220;Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi.&#8221;</p>
<p>Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk maju mengaku. Bertahun-tahun telah lewat, tapi insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu, adikku berusia 8 tahun. Aku berusia 11. Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten. Pada saat yang sama, saya diterima untuk masuk ke sebuah universitas propinsi. Malam itu, ayah berjongkok di halaman, menghisap rokok tembakaunya, bungkus demi bungkus. Saya mendengarnya memberengut :</p>
<p>&#8220;Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik&#8230;hasil yang begitu baik&#8230;&#8221;</p>
<p>Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas. Sambil berkata :</p>
<p>&#8220;Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?&#8221;.</p>
<p>Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata :</p>
<p>&#8220;Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyak buku.&#8221;</p>
<p>Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya sambil berkata :</p>
<p>&#8220;Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya?. Bahkan jika berarti saya mesti mengemis di jalanan saya akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!&#8221;.</p>
<p>Dan begitu kemudian ia mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk meminjam uang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yang membengkak, dan berkata :</p>
<p>&#8220;Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya; kalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini.&#8221;.</p>
<p>Aku, sebaliknya, telah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan ke universitas. Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering. Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan secarik kertas di atas bantalku:</p>
<p>&#8220;Kak, masuk ke universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimu uang.&#8221;.</p>
<p>Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku, dan menangis dengan air mata bercucuran sampai suaraku hilang.</p>
<p>Tahun itu, adikku berusia 17 tahun. Aku 20. Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di lokasi konstruksi, aku akhirnya sampai ke tahun ketiga (di universitas) . Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan :</p>
<p>&#8221; Ada seorang penduduk dusun menunggumu di luar sana !&#8221;.</p>
<p>Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku? Aku berjalan keluar, dan melihat adikku dari jauh, seluruh badannya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakannya, :</p>
<p>&#8220;Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku?&#8221;</p>
<p>Dia menjawab, tersenyum, &#8220;Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akan menertawakanmu? &#8220;</p>
<p>Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku. Aku menyapu debu-debu dari adikku semuanya, dan tersekat-sekat dalam kata-kataku :</p>
<p>&#8220;Aku tidak perduli omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apa pun juga! Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu. ..&#8221;.</p>
<p>Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu. Ia memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan :</p>
<p>&#8220;Saya melihat semua gadis kota memakainya. Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki satu.&#8221;</p>
<p>Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan menangis.</p>
<p>Tahun itu, ia berusia 20. Aku 23. Kali pertama aku membawa pacarku ke rumah, kaca jendela yang pecah telah diganti, dan kelihatan bersih di mana-mana. Setelah pacarku pulang, aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku. &#8220;Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!&#8221; Tetapi katanya, sambil tersenyum :</p>
<p>&#8220;Itu adalah adikmu yang pulang awal untuk membersihkan rumah ini. Tidakkah kamu melihat luka pada tangannya? Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu..&#8221;.</p>
<p>Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku. Aku mengoleskan sedikit saleb pada lukanya dan mebalut lukanya.aku bertanya :</p>
<p>&#8220;Apakah itu sakit?&#8221;.</p>
<p>&#8220;Tidak, tidak sakit. Kamu tahu, ketika saya bekerja di lokasi konstruksi, batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan&#8230;&#8221; Ditengah kalimat itu ia berhenti.</p>
<p>Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata mengalir deras turun ke wajahku.</p>
<p>Tahun itu, adikku 23. Aku berusia 26. Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Banyak kali suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau. Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidak akan tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, mengatakan :</p>
<p>&#8220;Kak, jagalah mertuamu aja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini.&#8221;</p>
<p>Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen pemeliharaan. Tetapi adikku menolak tawaran tersebut. Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi.</p>
<p>Suatu hari, adikku diatas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel, ketika ia mendapat sengatan listrik, dan masuk rumah sakit. Suamiku dan aku pergi menjenguknya. Melihat gips putih pada kakinya, saya menggerutu :</p>
<p>&#8220;Mengapa kamu menolak menjadi manajer? Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu tidak mau mendengar kami sebelumnya?&#8221;</p>
<p>Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya. :</p>
<p>&#8220;Pikirkan kakak ipar&#8230;ia baru saja jadi direktur, dan saya hampir tidak berpendidikan. Jika saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apa yang akan dikirimkan?&#8221;</p>
<p>Mata suamiku dipenuhi air mata, dan kemudian keluar kata-kataku yang sepatah-sepatah:</p>
<p>&#8220;Tapi kamu kurang pendidikan juga karena aku!&#8221;</p>
<p>&#8220;Mengapa membicarakan masa lalu?&#8221; Adikku menggenggam tanganku. Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29.</p>
<p>Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang gadis petani dari dusun itu. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanya kepadanya :</p>
<p>&#8220;Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi?&#8221;.</p>
<p>Tanpa bahkan berpikir ia menjawab :</p>
<p>&#8220;Kakakku.&#8221;</p>
<p>Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan tidak dapat kuingat :</p>
<p>&#8220;Ketika saya pergi sekolah SD, ia berada pada dusun yang berbeda. Setiap hari kakakku dan saya berjalan selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah. Suatu hari, Saya kehilangan satu dari sarung tanganku. Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu. Ketika kami tiba di rumah, tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sumpitnya. Sejak hari itu, saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan baik kepadanya.&#8221;</p>
<p>Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu memalingkan perhatiannya kepadaku.</p>
<p>Kata-kata begitu susah kuucapkan keluar bibirku akhirnya keluar juga :</p>
<p>&#8220;Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih adalah adikku.&#8221;</p>
<p>Dan dalam kesempatan yang paling berbahagia ini, di depan kerumunan perayaan ini, air mata bercucuran turun dari wajahku seperti sungai.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ahmadeef.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ahmadeef.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadeef.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadeef.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadeef.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadeef.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadeef.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadeef.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadeef.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadeef.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadeef.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadeef.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadeef.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadeef.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadeef.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadeef.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadeef.wordpress.com&amp;blog=2679890&amp;post=16&amp;subd=ahmadeef&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/06/27/aku-menangis-untuk-adikku-6-kali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1a1b001ebc3a6903b39dc703945f7345?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deef</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ini ada cerita sederhana, tapi dapat memiliki pengaruh yang luas</title>
		<link>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/06/27/ini-ada-cerita-sederhana-tapi-dapat-memiliki-pengaruh-yang-luas/</link>
		<comments>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/06/27/ini-ada-cerita-sederhana-tapi-dapat-memiliki-pengaruh-yang-luas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2008 03:14:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deef</dc:creator>
				<category><![CDATA[inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadeef.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini saya peroleh dari teman, sayang tidak jelas sumber aslinya selamat membaca semoga menginspirasi. Seorang pemuda berangkat kerja dipagi hari. Memanggil taxi, dan naik,&#8230;&#8217;selamat pagi Pak,&#8217;&#8230;katanya menyapa sang sopir taxi terlebih dulu,&#8230; “Pagi yang cerah bukan?&#8217; sambungnya sambil tersenyum,.. .lalu bersenandung kecil. Sang sopir tersenyum melihat keceriaan penumpangnya, &#8230;dengan senang hati, Ia melajukan taxinya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadeef.wordpress.com&amp;blog=2679890&amp;post=11&amp;subd=ahmadeef&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel ini saya peroleh dari teman, sayang tidak jelas sumber aslinya selamat membaca semoga menginspirasi.</p>
<p>Seorang pemuda berangkat kerja dipagi hari.<br />
Memanggil taxi, dan naik,&#8230;&#8217;selamat pagi Pak,&#8217;&#8230;katanya menyapa sang sopir taxi terlebih dulu,&#8230;<br />
“Pagi yang cerah bukan?&#8217; sambungnya sambil tersenyum,.. .lalu bersenandung kecil.<br />
Sang sopir tersenyum melihat keceriaan penumpangnya, &#8230;dengan senang hati, Ia melajukan taxinya.</p>
<p>Sesampainya ditempat tujuan,..<br />
Pemuda itu membayar dengan selembar 20 ribuan, untuk argo yang hampir 15 ribu,<br />
&#8216;Kembaliannya buat bapak saja,&#8230;selamat bekerja Pak,..&#8217; kata pemuda dengan senyum.<br />
&#8216;Terima kasih,&#8230;&#8217; jawab Pak sopir taxi dengan penuh syukur&#8230;wah, ..aku bisa sarapan dulu nih,&#8230; pikirnya,&#8230;<br />
Dan menuju kesebuah warung..&#8217;biasa Pak?&#8217; tanya si mbok warung.<br />
&#8216;Ya, biasa,.. nasi sayur,&#8230; tapi,.. pagi ini, tambahkan sepotong ayam&#8217;..jawab pak sopir dengan tersenyum,Dan, ketika membayar nasi , di tambahkannya seribu rupiah buat jajan anaknya si mbok,&#8230;begitu katanya.<br />
Dengan tambahan uang jajan seribu, pagi itu anak si mbok berangkat kesekolah dengan senyum lebih lebar,&#8230;.<br />
Ia bisa membeli 2 buah roti pagi ini,&#8230;dan diberikannya pada temannya yang tidak punya bekal,&#8230;<br />
 <br />
Begitulah,.. .cerita bisa berlanjut,..<br />
Bergulir,&#8230; .seperti bola salju,&#8230;<br />
 <br />
Keluarga Pak sopir bisa lebih bahagia hari itu,..begitu juga keluarga si mbok,&#8230;<br />
Teman2 si anak,&#8230;keluarga mereka,&#8230; semua tertular kebahagiaan, &#8230;&#8230;Kebahagiaan, seperti juga kesusahan, bisa menular kepada siapa saja disekitar Kita.</p>
<p>Kebahagiaan adalah sebuah pilihan&#8230;<br />
Sudahkah KITA menularkan kebahagiaan Hari ini?<br />
 <br />
Have A Nice Day</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ahmadeef.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ahmadeef.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadeef.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadeef.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadeef.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadeef.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadeef.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadeef.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadeef.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadeef.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadeef.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadeef.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadeef.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadeef.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadeef.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadeef.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadeef.wordpress.com&amp;blog=2679890&amp;post=11&amp;subd=ahmadeef&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadeef.wordpress.com/2008/06/27/ini-ada-cerita-sederhana-tapi-dapat-memiliki-pengaruh-yang-luas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1a1b001ebc3a6903b39dc703945f7345?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deef</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
